Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan Saat Hamil, Benarkah?

Benarkah makan nanas saat hamil bisa keguguran atau apakah minum air kelapa bisa membuat kulit bayi bersih? Itulah sejumlah mitos mengenai makanan yang sering didengar ibu hamil. Mitos-mitos itu hingga kini dipercaya oleh banyak wanita yang mengandung. Agar tak salah dalam melangkah, berikut penjelasan dan fakta sebenarnya dari berbagai mitos mengenai makanan saat hamil dari ahli gizi, Ayu Bulan Febry KD, dalam bukunya berjudul ‘Panduan Gizi Lengkap 9 Bulan Kehamilan, Bunda Sehat Bayi Cerdas':

1. Makan Asam = Mual Hilang
Mitos tersebut tidak benar. Makanan yang asam justru dapat menyebabkan maag. Hal ini disebabkan pada saat hamil asam lambung meningkat dan makanan asam ini justru akan lebih memicu produksi asam lambung.

2. Minum Susu Kedelai = Kulit Bayi Putih
Mitos ini tidak benar. Warna kulit dipengaruhi oleh faktor keturunan dari kedua orangtuanya. Walaupun banyak minum susu kedelai, jika orangtuanya cenderung berkulit sawo matang maka anaknya juga akan cenderung sawo matang. Susu kedelai ini sangat baik bagi tumbuh kembang janin karena kandungan proteinnya.

3. Minum Air Kelapa Hijau = Kulit Bayi Putih Bersih
Mitos ini tidak benar. Faktanya air kelapa hijau memang baik dikonsumsi karena mengandung vitamin C, asam folat dan vitamin B kompleks. Kandungan gulanya mudah diserap tubuh sehingga cepat mengatasi gerah, mulut kering dan rasa haus yang membuat tubuh ibu hamil akan merasa segar. Tetapi sebaiknya jangan terlalu berlebihan. Air kelapa kandungan kaliumnya tinggi yang dapat menyebabkan ibu hamil menjadi kembung.

4. Makan Pisang Dempet = Bayinya Dempet Kembar Siam
Mitos ini tidak benar. Kembar siam disebabkan tidak sempurnanya pembelahan sel dan pembentukan organ tubuh sewaktu dalam kandungan. Ini dipicu juga karena asupan gizi ibu yang kurang. Jadi tidak ada hubungannya dengan makan pisang dempet. Biasanya orangtua zaman dulu menyuruh kita membelah pisang jadi dua sebelum makan.

5. Makan Nanas = Bisa Keguguran
Mitos ini tidak sepenuhnya benar. Memang sebaiknya di awal-awal kehamilan dianjurkan ibu untuk tidak makan nanas, terutama nanas muda secara berlebihan. Hal itu karena enzim bromelain yang terkandung di dalam nanas bisa melunakkan daging sehingga janin bisa lepas lantaran belum menempel kuat di dinding rahim. Akan tetapi nanas juga ada manfaatnya. Selain kaya vitamin C, seratnya dapat mencegah sembelit.

6. Makan Ikan = Bayi Bisa Berbau Amis
Mitos ini sangat tidak benar. Ikan, terutama ikan laut yang hidup di perairan laut dalam, mempunyai kandungan protein, asam omega 3 dan omega 6 yang luar biasa tinggi. Ini sangat dibutuhkan janin untuk pertumbuhan dan perkembangan otaknya. Jika ibu hamil ingin anaknya cerdas, maka perbanyaklah konsumsi ikan semasa hamil.

7. Makan Pedas = Bayi Sering Belekan & Kulit Kemerahan
Makanan yang terlalu pedas bagi ibu hamil hanya akan memicu kontraksi perut dan bisa membuat sakit perut. Mata bayi sering belekan adalah hal yang lumrah karena ada fungsi organ tubuh bayi baru lahir yang masih belum bekerja optimal. Sedangkan warna kulit tergantung genetik (keturunan) bukan pada jenis makanan yang dikonsumsi ibu hamil.

Incoming search terms:

  • bolehkah ibu hamil minum es kelapa muda
  • apakah boleh lagi hamil mkn pedes pedesan
  • saat makan boleh ngk minum air klpa
  • manfaat daging bebek untuk ibu hamil
  • Manfaat buah kelapa yang dimakan bulan
  • ibu hamil makan kolang kaling
  • daging rusa untuk ibu hamil
  • boleh ngga makan kolang kaling saat hamil muda
  • apakah bumil boleh Makan es kelapa muda
  • usia kandungan berapa boleh minum air kelapa

Original source : Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan Saat Hamil, Benarkah?